Sabtu, 19 Juli 2014

DAHSYATNYA QURAN DAN HADIS

Dahsyatnya Quran dan Hadis


SUMBER utama dalam agama Islam adalah Al Quran dan Hadis. Keduanya menjadi acuan umat muslim. Tanpa ini, umat muslim tak akan terarah, hidupnya bakal hancur berantakan. 

Semua penganut agama Islam telah meyakini, mempercayai, dan menyetujui bahwa Al Quran dan hadis sebagai sumber yang berasal dari Allah SWT, yang disampaikan melalui Muhammad SAW . 

“Isi Quran itu wahyu dari Allah. Juga hadis sumber utamanya dari Allah,”  Ustad Amin Summa, dalam tausiyah sholat tarawih di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu 16 Juli 2014.

RAMADHAN BULAN PENDIDIKAN

Ramadhan Bulan Pendidikan


KEBERKAHAN ramadan itu ada pada Al Quran dan ibadah puasa. Barang siapa yang beribadah puasa dan membaca Al Quran maka hidupnya akan mengalami derajat tinggi. 

“Bagi mereka yang rajin baca Quran dan berpuasa hidupnya jadi berkualitas,” kata Ustad Bukhari Mukhtar, dalam kultum sebelum berbuka puasa di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 16 Juli 2014 sore.

Bergulirnya bulan ramadhan akan menguji setiap umat Islam, apakah akan menjadi seorang pribadi yang sosial ? hatinya terketuk untuk peduli kepada kaum-kaum ekonomi lemah.

BERHATI AL QURAN

Berhati Al Quran


RAMADHAN biasa disebut juga bulannya Quran, sebab pada bulan ramadhan, lewat malaikat Jibril, Al Quran diturunkan oleh Allah SWT ke bumi. Maka kemudian, pada bulan ramadhan inilah masyarakat muslim banyak yang membaca Al Quran.

“Orang-orang banyak baca Al Quran, tidak seperti biasanya di bulan-bulan luar bulan ramadhan,” ujar Ustad Mahfudh Makmun, dalam tausiyah sholat tarawih di Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa 15 Juli 2014.

DI bulan ramadhan ini, orang-orang berlomba membaca Al Quran terbanyak. Setiap umat yang bertakwa menargetkan, membaca Al Quran di bulan ramadhan harus mencapai khatam. 

SYARAT MASUK SURGA

Syarat-syarat Masuk Surga


SETIAP muslim mendambakan surganya Allah. Kemudian bila ada keinginan ini terwujud maka harus penuhi beberapa syarat. Dan untuk masuk surga itu syaratnya, harus mentaati aturan Allah dan apabila ingkar pada Allah maka tidak akan masuk surga. 

“Semoga kita semua tercatat sebagai hamba Allah yang bisa masuk ke dalam surganya Allah, amin ya robal alamin,” tutur Ustad Muhammad Ridwan pada kultum sebelum berbuka puasa di Masjid Agung Al Azhar, Selasa 15 Juli 2014.

Ia menambahkan, barang siapa yang juga mempercayai Muhammad sebagai rasul Allah dan mengikuti dan mentaati atas semua ajaran rasul, maka nantinya akan bersama rasul di surga. 

MENCINTAI AL QURAN

Mencintai Al Quran


NUZUL QURAN oleh sebagian besar jumhur ulama disepakati turun pertama kali pada 17 ramadhan. Al Quran diturunkan ke masyarakat Arab, sebab kondisi sosial saat itu masih jahiliyah.  

Ketika Al Quran diturunkan ke bangsa Arab, seketika bangsa Arab pun mengalami pencerahan, masyarakatnya lebih bermoral, seakan dunia Arab kala itu telah mengalami revolusi. 

“Derajat bangsa Arab melesat naik,” tutur Ustad Anwar Ratna Prawira, dalam tausiyah sholat tarawih di Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin 14 Juli 2014.

BERPECI

(sketsa by budi susilo)

JELAJAH KAMPUNG PEKOJAN

Jelajah Kampung Pekojan


HUJAN deras yang sempat menguyur Kota Tua Jakarta selama hampir 30 menit lamanya, tak membuat geliat warga ibu kota redup. Awan yang gelap tak membuat wilayah bersejarah ini mati tanpa denyut nadi. 

Keadaan itu jelas terlihat pada Sabtu 12 Juli 2014 siang, diantaranya masih ada beberapa pedagang kaki lima menggelar dagangannya, para supir angkutan umum pun masih berusaha menawarkan jasa transportasinya, dan penjual uang recehan pun masih beredar untuk menawarkan jasa penukaran. 

Jalan memang agak becek dan sedikit kotor berlumpur sehingga mengurangi keindahan. Genangan bekas air hujan pun masih menghiasai di beberapa titik jalan seputaran Kota Tua.

RAMADHAN YANG MENSUCIKAN

Ramadhan Yang Mensucikan


PERNAH suatu ketika ada seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah mengenai apa keistimewaan dalam bulan ramadhan. Rasul pun menjelaskan, keistimewaan ramadhan ialah berpuasalah.

Sebab kata Ustad Baidhowi, bahwa, semua amal kebajikan yang dilakukan pada saat puasa ramadhan rahmatnya sangat luar biasa. Nilai pahalanya dilipatgandakan 10 sampai 70 pahala.  

“Berpuasalah agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa kepada Allah,” tuturnya pada Jumat 11 Juli 2014 dalam Kutbah Jumat di Masjid Jami Al Muttaqien, Kalibata, Jakarta Selatan.

GEMARLAH BERSEDEKAH

Gemarlah Bersedekah


JELANG memasuki malam kesepuluh di bulan ramadhan, kesempatan umat muslim memperoleh rahmat, magfiroh dari Allah SWT. Untuk itulah, banyak berbuat amal agar mendapatkan keberkahan, satu di antaranya berbuat sedekah. 

Pesan ini dibeberakan langsung oleh Ustad Mulham, pada 9 Juli 2014 ketika menyampaikan kultum sholat tarawih di Mushollah Al Jannah, Gang Makmur, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Banyak orang tidak menyadari bahwa sedekah yang dilakukan oleh setiap muslim memiliki kaya manfaat. Sedekah adalah upaya menciptakan keadilan ekonomi di masyarakat, menghilangkan ketimpangan ekonomi, dan mengurangi kesenjangan sosial. 

PUASA MELATIH KESABARAN

Puasa Melatih Kesabaran


PUASA ramadhan itu membantu meningkatkan iman dan takwa umat muslim. Berpuasa mampu menghadang hawa nafsu yang tak terkendali. Berpuasa itu sama saja berperang melawan hawa nafsu. 

Menurut Ustad Jaenal Muttaqin Gufran, dalam taushiyah sebelum berbuka puasa di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa, 8 Juli 2014, bahwa perang badar pun berlangsung saat momen puasa ramadhan.

Sejarah mencatat, perang badar adalah perang qubra, atau perang besar yang dialami oleh umat muslim. Perang badar ini bentuk dari perjuangan umat muslim melawan kaum kafir quraisy. 

RAMADHAN PERKUAT JATI DIRI

Ramadhan Perkuat Jati Diri


BAGAIMANA kondisi keimanan dan ketakwaan seorang muslim di luar bulan ramadhan, apakah akan lemah, atau tetap kuat menjaga nilai spiritualitasnya ? Tentu jawaban ini dapat dijawab oleh mereka, tiap pribadi masing-masing.

Untuk mengukur sejauh mana orang tersebut beriman dan bertakwa, pada Senin 7 Juli 2014, Ustad Samsir Kamaludin membocorkan lewat taushiyah kepada jamaah sholat tarawih di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Katanya, orang yang lemah nilai spiritulanya dapat diketahui lewat ciri karakter yang tidak tahan terhadap hawa nafsu yang merusak. Dalam diri lebih banyak didominasi hawa nafsu, ketimbang rasa sabar, bersyukur dan beribadah kepada Allah SWT.

RAMADHAN CERMIN KEIMANAN

Ramadhan Cermin Keimanan


PUASA ramadhan merupakan cermin bagi keimanan seorang muslim. Sebab jika tidak berpuasa maka bukanlah bagian dari seorang mukmin, orang bertakwa. Dan seorang mukmin adalah cermin bagi kaum muslim lainnya.

Inilah prinsip yang dipaparkan dalam kultum sholat tarawih di Masjid At Taubah, oleh Ustad Mulham pada Minggu, 6 Juli 2014. Bagi para jamaah ditekankan agar dapat menjaga cerminnya dengan baik. Andaikan saja cermin tersebut tak dijaga, maka cermin ini akan tampak buram. 

Untuk itulah, diperlukan ketebalan iman dan maksimalisasi ketakwaan agar cermin yang dimiliki masih tampak bagus. Seorang mukmin akan menjadi contoh yang lain, jika mampu mencontohkan hal-hal yang baik, maka akan menularkan hal-hal baik juga.

BERSEDEKAH MAKA AKAN BERKAH

Bersedekahlah Maka Akan Berkah


RAMADHAN menumbuhkan sikap takwa. Berpuasa di bulan ramadhan menunjukan eksistensi manusia yang beriman. Lewat berpuasa, dapat mengendalikan hawa nafsu. 

Wujud orang yang bertakwa tidak hanya sekedar menjalankan seremonial puasa, yang menahan nafsu makan dan minum saja, tetapi adalah implementasi bersedekah.

Mereka yang punya harta baik cukup atau lebih lalu berani untuk bersedekah berarti telah menunjukan sebagai orang yang bertakwa, memberi kebaikan dalam kehidupan karena Allah.

PUASA BENTENG KEIMANAN

Puasa Benteng Keimanan


BERPUASA di bulan ramadhan itu ada kaitannya dengan rasa keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT. Sebab ini disinggung dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183, yang mengaskan bagi mereka yang berpuasa berarti masuk dalam orang-orang yang bertakwa.

“Ramadhan momentum kita untuk membentengi diri kita dari hawa nafsu, dan memperkokoh iman kita,” kata Ustad Iwan Kurniawan dalam taushiyah sebelum berbuka puasa di Masjid Agung Al Azhar Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat 4 Juli 2014. 

Orang yang bertakwa, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-laranganNya. Melalui puasa ramadhan, manusia dapat memerangi hawa nafsu secara total, mengingat godaan syetan selalu menggerayangi manusia.

RAMADHAN MEMULIAKAN MUSLIM

Ramadhan Memuliakan Muslim


“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan pula kepada orang-orang sebelum kamu. Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa,”

KUTIPAN ayat Al Quran yang ada di surat Al Baqarah ayat 183 tersebut menjadi ayat pembuka dalam kutbah sholat jumat, pada Jumat 4 Juli 2014 yang disampaikan oleh Ustad Abdul Salam di Masjid Nurul Amaliyah, Kalibata Jakarta Selatan

“Saum atau puasa itu menahan hawa nafsu, tidak makan dan tidak minum, juga tidak bercampur dengan pasangan yang sah,” tegasnya. 

DOA YANG MENGUBAH TAKDIR

Doa Yang Mengubah Takdir

IBADAH puasa ramadhan dalam Al Quran disunggung di beberapa ayat. Mengenai ini, dapat dilihat di surat Al Baqarah ayat 183, yang intinya mengenai syariat, atau aturan yang menegaskan puasa ramadhan adalah wajib bagi mereka yang bertakwa kepada Allah. 

Kemudian juga disinggung di Al Baqarah ayat 184 dan 185 yang inti bunyinya mengenai orang-orang seperti apa yang berpuasa ramadhan. Sama halnya, puasa ramadhan juga dibahas di ayat 187. 

Namun, ada perbedaan yang bisa ditemukan dalam Al Baqarah dalam ayat 186. Uniknya di tengah-tengah ayat tadi, di ayat 186 tidak membahas tentang puasa Ramadhan, padahal harusnya sama, karena satu rangkaian dengan ayat angka surat Al Baqarah tersebut. 

Jumat, 04 Juli 2014

GELIAT KOTA TUA JAKARTA 13

Derita Di Penjara Bawah Tanah


TERIK mentari bersinar cerah, pada Sabtu 21 Juni 2014. Surya fajar menerangi Kota Tua kala itu, ini turut memberikan kenikmatan saya saat menyambangi ke Museum Sejarah Jakarta, atau Museum Fatahillah.

Coba bayangkan saja jika cuaca tak bersahabat. Awan mendung menurunkan rintikan hujan deras, maka kunjungan saya ke museum akan terganggu, akan sangat tidak nyaman dan fokus. 

Waktu itu masih terbilang pagi. Saya mengunjungi Museum Fatahillah sekitar jam 10 pagi. Pengunjung yang datang bukan saya sendiri, ada banyak orang juga yang menginjak museum bekas pemerintahan Gubernur Hindia Belanda ini.   

PILIH NOMOR DUA

Pilih Nomor Dua (sketsa by budi susilo)

KERBAU SAPI TAK BERPUASA

Kerbau Sapi Tak Berpuasa

PUASA ramadhan diperuntukan bagi mereka yang menganut agama Islam. Mereka yang beriman kepada Allah dan Muhammad sebagai rasul, tentu menjadikan puasa ramadhan sebagai ritualitas yang harus dilakukan.

“Kita diciptakan sebagai manusia, maka harus berpuasa. Manusia dan binatang diciptakan oleh Allah, tetapi ada yang membedakannya,” ujar Ustad Nur Ali di musholah Al Jannah Gang Makmur, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Kamis 3 Juli2014.

Untuk membedakannya dengan binatang, maka manusia harus berpuasa ramadhan. Sebab berpuasa itu sarana untuk mengendalikan hawa nafsu yang liar. Hawa nafsu yang berlebihan akan membahayakan, akan sama seperti halnya hewan. 

TAUSHIYAH RAMADHAN AL AZHAR 3

Kamis, 03 Juli 2014

RAMADHAN CEGAH KEZHALIMAN

Ramadhan Cegah Kezhaliman

AL QURAN diturunkan oleh Allah ke muka bumi diperuntukan untuk rahmat bagi seluruh alam. Adanya Al Quran, maka manusia punya pedoman hidup. 

Al Quran mampu memberikan bimbingan hidup manusia pada jalan kebenaran. Al Quran diturunkan oleh Allah, yang disampaikan melalui Muhmmad, yang dianggap sebagai rasulullah SAW. 

"Diturunkannya Quran untuk mukmin," kata Ustad Abdul Gofur dalam taushiyah sholat tarawih di mushollah Al Jannah, Gang Makmur, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Rabu 2 Juli 2014 malam.

TAUSHIYAH RAMADHAN AL AZHAR 2

Benarkah Syetan Dibelenggu


APABILA datang bulan ramadhan maka pintu surga akan dibuka lebar-lebar. Sedangkan pada bulan ramadhan pintu neraka akan ditutup rapat-rapat, syetan-syetan dibelenggu agar tidak berkeliaran. Namun menurut ahli tafsir, yang dimaksud syetan-syetan dibelenggu adalah syetan yang masuk kategori sebagai pemimpin. 

"Mbahnya syetan. Rajanya syetan. Karena di lingkungan syetan ada pimpinan dan anak buah," ungkap Ustad Muhammad Arifin Purba, saat memberikan tausiyah sebelum berbuka puasa ramadhan di Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 2 Juli 2014.

Di bulan ramadhan, para pimpinan syetan dikerangkeng agar tidak berkeliaran mengganggu manusia. Dibelenggunya syetan maka diharapkan manusia tidak akan tergoda pada jalan kegelapan. 

Rabu, 02 Juli 2014

KITA HARUS MENIPU SYETAN


KEBERADAAN syetan di muka bumi tujuannya untuk menggoda manusia. Syetan tak ingin manusia tunduk kepada Allah. Syetan sampai kiamat pun akan mendorong manusia untuk berbuat buruk, menjauhi Allah. Karena itu, manusia diperlukan iman dan iman itu letaknya ada dihati.

"Bagaimana caranya agar iman kita terjaga ? Bagaimana caranya agar iman kita tertanam dalam hati. Bagaimana caranya agar kita selalu bisa dekat dengan Allah ?," tanya Ustad Abdul Gofur pada kultum sholat Tarawih di Masjid At Taubah, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Selasa 1 Juli 2014 malam.  

(sketsa by budi susilo)

TAUSHIYAH RAMADHAN AL AZHAR

Selasa, 01 Juli 2014

PENTINGNYA KESEHATAN ROHANI

MENJALANI ibadah puasa ramadhan bagi setiap umat muslim adalah satu kesempatan untuk memperbaiki diri dan mencurahkan harapan agar dapat kesehatan, baik itu sehat fisik maupun sehat rohani.

Kesehatan rohani perwujudannya ke dalam bentuk nikmat iman kepada Allah. Umat muslim yang hilang rasa keimanannya berarti dirinya tidak lagi sehat rohaninya, telah tergoda olah hawa nafsu syetan terkutuk, tak mau lagi menuruti petunjuk-petunjuk dari Allah.

"Ada orang Islam yang berpakaian bak agamawan tapi belum menjamin kalau orang ini beriman kepada Allah. Kita bisa lihat dari perilaku tindak tanduknya apakah menuruti kata nafsu syetan atau tidak. Jika tidak mengikuti langkah syetan maka orang ini masuk orang-orang yang beriman." 

Senin, 30 Juni 2014

BERPUASA ITU SARANA TUK PERBAIKI DIRI

Berpuasa Itu Sarana Tuk Perbaiki Diri


IBADAH puasa ramadhan bukan sekedar puasa seremonial semata. Menjalankan ibadah puasa perlu perjuangan berat. Hal-hal yang berkaitan dengan hawa nafsu yang merugikan harus dilawan, mampu untuk menaklukan.

Persoalannya, puasa Ramadhan itu momen yang spesial. Di puasa ramadhan untuk melakukan sesuatu yang halal tidak diperbolehkan, apalagi sesuatu yang haram, wajib untuk dihindari. Puasa adalah perjuangan, puasa bukanlah sebagai ajang pencitraan yang kosong tanpa makna.

Ritual puasa ramadhan yang tahu hanya orang yang berpuasa dan Allah. Berbeda dengan ibadah yang lain seperti di antaranya sholat, berzakat, atau naik haji, dapat diketahui oleh khalayak. Sedangkan orang yang berpuasa tidak bisa ditebak. Apakah dia telah benar-benar berpuasa atau tidak, yang tahu hanya Allah semata, indera manusia tidak dapat membacanya.

MENGEJAR FAJAR KAYUWANGI

cerita fiksi

GEMERICIK air sungai terdengar merdu. Inilah yang membuat Dadu tertarik duduk di pinggiran sungai Kayuwangi. Dadu sejak subuh tadi sudah lama duduk di pinggiran sungai yang masih bersih dari sampah-sampah rumah tangga. 

Ya, inilah sungai Kayuwangi yang disukai Dadu, sebuah sungai yang dimiliki Desa Kayuwangi Kabupaten Semarang, yang sampai sejauh ini belum tersentuh oleh birahi perkotaaan, belum tercemar limbah-limbah pabrik industri.

Di tepi sungai, Dadu duduk seorang diri. Dia hanya ditemani secarik kertas putih yang polos, papan kertas yang terbuat dari triplek, dan sebatang pencil yang ia beli di pusat kota. Dadu memang bukan lagi bocah lugu yang dahulu sangat takut dengan tempat sepi dari kerumunan orang-orang. 

Minggu, 29 Juni 2014

SANDIWARA PUASA

Sandiwara Puasa


RAMADHAN bulan penuh rahmat. Ramadhan bulannya ibadah puasa. Ramadhan ibadah puasa yang wajib dilakukan oleh setiap muslim, baik itu pria maupun wanita, tak memandang suku dan bangsa. 

Sebelum berpuasa Ramadhan, pada malam harinya, atau usai sholat Isya, kaum muslim menunaikan ibadah sholat sunnah Tarawih berjamaah. Ya, inilah keistimewaan bulan Ramadhan.

Ramadhan bulan yang menggembirakan. Inilah kesan buat mereka orang-orang yang beriman dan bertakwa. “Sambut ramadhan, ada yang merasa bahagia. Sangat senang bisa berpuasa,” ujar Ustad Nur Ali pada Sabtu 28 Juni 2014.

AIR LIMBAH DISULAP JADI AIR JERNIH

Air Limbah Disulap Jadi Air Jernih


SEBUAH kotak kubus biru berdiri megah di bagian timur dari bangunan pabrik ikan PT Sinar Pure Foods International. Kotak tersebut terbuat dari bahan batu beton, tingginya hampir tiga kali tinggi orang dewasa. 

Pengamatan inilah yang saya alami ketika berkesempatan mengunjungi ke industri pengolahan ikan di daerah Kota Bitung, provinsi Sulawesi Utara, pada Selasa 13 Mei 2014 silam.

Karena merasa penasaran, saya pun menaiki anak tangga yang sengaja telah disediakan di kotak kubus tersebut. Fungsi anak tangga sebagai fasilitas untuk menaiki ke atas kotak kubus.

TARI LENGGANG NYAI | JAKARTA

Pentas tari Lenggang Nyai di pelataran depan Museum Fatahillah Jakarta pada Sabtu 21 Juni 2014. Tarian Lenggang Nyai ini mengadopsi sedikit gaya Cokek dan Tari Topeng serta pengaruh dari Tiongkok. (photo by budi susilo)

Sabtu, 28 Juni 2014

KELANA KOTA TUA

Kelana Kota Tua


MENYUSURI jalan beraspal di Jalan Maritim Jakarta Utara pada Sabtu 21 Juni 2014 pagi hari, sekitar jam setengah tujuh terbilang cukup sukar, membuat rasa kesal. Pasalnya, jalanan agak berdebu dan temukan jebakan lubang-lubang kecil. 

Kala itu, saya mengenakan sepeda motor, melintasi Jalan Maritim dengan tujuan mengarah ke pelabuhan laut, yang katanya punya sejarah panjang di Kota Jakarta. Pelabuhan yang dimaksud adalah Pelabuhan Sunda Kelapa. 

Soal jumlah kendaraan bermotor yang beredar di jalan terbilang masih sedikit, sehingga tidak sampai harus terjebak oleh ‘penyakit kota’ berupa kemacetan lalu-lintas. Laju motor saya bisa melanggang kangkung.

MENARA LIMBOTO GORONTALO

Menara Limboto di Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo (sketsa by budi susilo)

KEMULIAAN RAMADHAN

Kemuliaan Ramadhan


MENDAHULUKAN rasa syukur adalah keutamaan bagi setiap umat muslim. Dahulukan rasa syukur daripada iman. Orang-orang yang beriman (percaya adanya Allah SWT) dapat masuk neraka apabila tidak pernah bersyukur. 

Di Al Quran surat al Baqarah ayat 172 menegaskan, "... dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar hanya kepada Allah saja kamu menyembah."
 
Itulah pesan yang ditekankan oleh Ustad Habib Bin Umar di momen sholat Jumat di Masjid Al Muhajirin, Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata 17, Jakarta Selatan, Jumat 27 Juni 2014 yang mengambil tema Kemuliaan Ramadhan. 

PEREMPUAN PENDEKAR RAKYAT

Perempuan Pendekar Rakyat Indonesia (sketsa by budi susilo)

NELAYAN | HENK NGANTUNG

Lukisan berjudul Nelayan, karya Hendrik Hermanus Joel Ngantung di Museum Keramik dan Seni Rupa Kota Tua Jakarta pada Sabtu 21 Juni 2014. Seniman ini biasa dipanggil Henk Ngantung, pria  yang lahir di Kota Manado Sulawesi Utara pada 1 Maret 1921 dan pernah menjabat sebagai Gubernur Jakarta pada tahun 1964 hingga 1965 di masa Presiden Soekarno. (Photo  by budi susilo)

Kamis, 26 Juni 2014

GURITA PAUL DAN RUHUT SITOMPUL


PEMILIHAN Umum (Pemilu) di tahun kuda kayu ini terbilang semarak. Perhelatan demokrasi pemilihan calon presiden (Capres) beserta wakilnya dihiasi peristiwa- peristiwa yang menggembirakan. 

Ya, seharusnya iklim politik itu dibawa rasa gembira, bukan sebaliknya huru-hara saling menghancurkan. Kenapa menjadi menggembirakan karena pemilu tahun 2014 ini diwarnai pesta sepak bola dunia di Brazil, dan kenikmatan puasa Ramadan bagi setiap muslim. 

Peruntungan ini belum pernah didapat selama pemilu Capres berlangsung di Indonesia. Nah, kaitannya olah-raga sepak bola dunia dengan pemilu capres, hampir serupa, yakni ada yang menjadi tukang ramal. 

Rabu, 25 Juni 2014

BANGSA YANG DICABUT KEBERKAHANNYA

Bangsa Yang Dicabut Keberkahannya


SUATU bangsa jika diisi dengan hawa nafsu yang membabi buta tak terkendali, maka bangsa ini akan mengalami sebuah kehancuran. Keberkahaan yang bersumber dari Allah akan dicabut dari kehidupan bangsa ini. 

“Akidah dan iman seseorang luntur, maka keberkahaan akan dicabut,” ujar Ustad Susanto dalam kutbah jumatnya di Masjid At Taqwa Jalan Gelora IX, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat 20 Juni 2014 siang. 

Katanya, bangsa yang hilang jiwa kesatrianya maka akan mengalami hancur lebur. Pemimpinnya sudah tak lagi punya tanggungjawab, hanya sibuk mengejar jabatan, orientasinya bersifat duniawi, maka bangsa yang seperti ini tidak akan beruntung. 

JALAN KAKI ALA BADUI

Para pria suku Badui berjalan di atas aspal Kota Bogor pada Sabtu 3 Mei 2014. Mereka juga disebut urang kanekes karena mereka tinggal di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Rangkasbitung Banten. Sebutan Badui awalnya dari penduduk Banten Selatan karena diidentikan tidak beralas kaki, pantang naik kendaraan, tidak bersekolah, dan hidup berpindah-pindah. (photo by budi susilo)

Senin, 23 Juni 2014

BEDA GENERASI

Anak-anak jaman tahun 1990-an ke bawah masih sering bermain di luar ruangan berbeda dengan anak-anak yang hidup di tahun 2000 ke atas ladang bermainnya kebanyakan di dalam ruangan dan menggunakan bantuan alat teknologi yang kadang membuat gerak tubuh berkurang. (sketsa by budi susilo)

Kamis, 19 Juni 2014

BOCOR

Calon Presiden Prabowo Subianto pernah berkata dalam debat Capres RI, bahwa anggaran negara Indonesia pernah bocor sebanyak Rp 72 triliun. Namun kata Jusuf Kalla, sebagai pesaingnya yang juga sebagai calon wakil presiden dari Jokowi membantah hal ini, sebab tiap tahunnya, belanja negara Indonesia mencapai Rp 1800 triliun. (sketsa by budi susilo)

Senin, 16 Juni 2014

SEMUANYA MILIK ALLAH

Semuanya Milik Allah


UMAT muslim setiap menjalankan ibadah sholat selalu membaca surah al Fatihah. Bacaan ini memiliki arti dan makna yang mendalam. Surah al Fatihah garis besarnya membawa pesan kepasrahan manusia kepada Allah SWT. 

Kandungan yang tersirat dalam surah al Fatihah menegaskan bahwa setiap makhluk harus bersyukur, dalam kondisi apa pun itu. Bersyukur atas semua nikmat yang dirasakan. 

“Bacaan Fatihah ada ucapan syukur, memuji kepada Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang telah memberi rezeki. Kita bersyukur kepada Allah, Alhamdulillah,” kata Ustad Abdus Salam.

TAK INGIN MENEMBAK

Tak Ingin Menembak 


SUATU ketika, seorang pria keturunan Aborigin memiliki senapan angin yang baru saja diberikan oleh seorang sahabatnya yang ada di sebuah negara yang ada di eropa sana. 

Walau ia sebagai pria Aborigin dari benua Australia, namun ia sudah puluhan tahun tinggal di perkotaan yang serba budaya metropolis, Kota Sidney, yang dikenal sebagai daerah wisata.

Ia bukan lagi pria yang bergaya hidup suku Aborigin asli, yang suka nomanden dan memegang teguh adat istiadat Aborigin. Dan di suatu kesempatan, ketika hari libur kerja tiba, pria ini pun muncul ide untuk pergi traveling, berjalan-jalan.

DEMAM TARIF LISTRIK NAIK

Tarif dasar listrik naik tiap dua bulan mulai Juli tahun 2014 ini. Usulan pemerintah untuk menaikan tarif listrik setiap dua bulan per Juli nanti sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Nah alhasil, bila rakyat akar rumput mengeluh tentu akan percuma. Bersikap saja, hemat listrik hemat biaya. Hemat itu pangkal kaya dan harus tetap rajin bekerja. (sketsa by budi susilo)

Minggu, 15 Juni 2014

DARI BATU BARA LALU KE BATAKO


Dari Batu Bara Ke Batako

HABIS manis sepah dibuang. Pepatah ini sepertinya tidak berlaku bagi perusahaan-perusahaan perikanan di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Satu di antaranya industri perikanan PT Sinar Pure Foods International Bitung. 

Pabrik produksi ikan kaleng ini memanfaatkan bekas sampah batu bara menjadi barang produktif berupa batu batako, yang fungsinya bisa menjadi bahan bangunan.

Satu di antara contoh hasil olahan batu batako yang terbuat dari batu bara yang dimiliki pabrik ikan di Kota Bitung, Selasa 13 Mei 2014. Konsep ini diterapakan sebagai pembuktian kepedulian terhadap kelestarian alam. (photo by budi susilo)

Rabu, 11 Juni 2014

KOMAT KAMIT CAPRES INDONESIA

Memasuki masa kampanye Calon Presiden Indonesia para kandidat rajin berkampenye di berbagai daerah. Puncak pemilihan umum Presiden atau momen pencoblosan akan berlangsung pada 9 Juli 2014. (sketsa by budi susilo)