Senin, 20 Oktober 2014

SALAM TIGA JARI

Selamat Bekerja Presiden Baru Indonesia
SALAM tiga jari untuk semuanya. “Salam tiga jari!” Ungkapan inilah yang meluncur dari sang presiden baru Republik Indonesia, bernama Joko Widodo, atau yang biasa disapa Jokowi.

Tiga jari itu mengandung filosofis yang suci, yang mengandung arti “Kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.” Salam tiga jari bukan sekedar panji-panji, apalagi simbol semata. 

Tiga jari yang dipertontonkan dan didengungkan secara semangat, menjadi semacam doa bersama, yang menginginkan warga masyarakat bersatu padu, bergotong-royong, bahu membahu membangun negara Indonesia. 

Jumat, 10 Oktober 2014

DESA KIARA PAYUNG | KABUPATEN TANGERANG | BANTEN

Tiga Anak Dari Barat

KEPULAN asap putih di pertengahan sawah kering, membumbung ke arah langit sore yang berwarna keputihan. Matahari yang mejeng di langit bagian barat pun, mulai meredup rendah, akan berganti menjadi malam.

Suasana inilah yang mengental di kawasan pematang sawah Desa Kiara Payung, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Selasa 7 Oktober 2014 lalu. 

Hari mulai senja, saya menyempatkan diri, memberhentikan laju sepeda motor untuk bersantai sejenak di pinggiran jalan yang membentang di tengah padang sawah. 

TAMAN PUJALIDANE | KOTA TANGERANG | BANTEN

Alam Rindang Di Jantung Kota

ANGIN bertiup semilir menggoyangkan dedauan pohon yang tumbuh di area Taman Kota Pujalidane, Selasa 7 Oktober 2014 siang. Hijau dan asri, selimuti taman yang berlokasi di pinggiran Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang Banten ini.

Kala panas menyengat, Taman Kota Pujalidane menjadi tempat yang cocok untuk berteduh, menikmati segarnya rindang pohon yang sebagian besar telah tumbuh tinggi besar. 

Kehadiran sosok taman ini ibarat paru-paru kota, yang mampu menyuguhkan kenikmatan alam lestari. Inilah yang sempat saya rasakan, pada sekitar jam dua siang, waktu Kota Tangerang.

Minggu, 05 Oktober 2014

IDUL ADHA 1435 HIJRIAH

Qurban Jamin Keselamatan


HADIRNYA Islam dalam diri manusia sebagai penyelamat. Islam memberi petunjuk, dapat menjadi pedoman hidup agar tak tersesat. Seperti pelaksanaan sholat lima waktu diwajibkan bagi setiap muslim. Begitu pun perintah berpuasa dan haji.

“Sholat tujuannya untuk menghindari perbuatan keji munkar. Puasa untuk membentengi diri dari dosa,” ujar Habib Ahmad bin Novel bin Jindan saat berkutbah dalam sholat Idul Adha pada Minggu 5 Oktober 2014, di Masjid At Tawwaab, Kelurahan Larangan Indah, Kota Tangerang, Banten.

Ia menegaskan, untuk umat muslim, baik itu pria dan wanita, yang berkesempatan pergi ke tanah suci menunaikan ibadah haji, diharapkan bisa menjadi pribadi haji yang mabrur.

Sabtu, 04 Oktober 2014

GALI ILMU SAMPAI MATI

Gali Ilmu Sampai Mati

MANUSIA diciptakan Allah, diberikan akal pikiran agar mampu mendalami ilmu pengetahuan. Pemberian akal ke manusia menjadi pembeda dengan makhluk yang lain seperti hewan dan tumbuhan yang tak diberi akal.

Melalui akal, kata Ustad Qosasih Fathoni, manusia akan mengenal ilmu pengetahuan. Dan lewat modal ilmu pengetahuan ini, maka manusia akan tahu semua ciptaan Allah. Manusia akan mampu menyimpulkan bahwa alam semesta ini ada penciptanya. 

Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan dan langit bagaimana ia ditinggikan ? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan ? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan ?.”[1]   

KAMBING


Kambing

DIDI datang berkunjung ke kampung halamannya, dengan bertangan kosong. Langkah kakinya yang gesit menapaki jalan pedesaan, menandakan Didi kangen berat, sangat ingin berjumpa dengan sanak keluarganya, ayah dan ibu tercinta.

Maklum Didi jarang pulang, dirinya tinggal lama di kota, merantau mencari butiran beras, menjadi buruh pabrik demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, yang sejauh ini masih hidup membujang.

Setiba di pekarangan rumah, Didi pun kaget. Dia melihat kondisi rumahnya tidak seperti delapan tahun yang lalu. Rumahnya kali ini tampak lebih megah, bertingkat dua dan berdinding tembok semen.

Jumat, 03 Oktober 2014

ASA ASIH | PEREMPUAN INDONESIA

(sketsa by budi susilo)

MEMBACA MEMBERI SEGUDANG MANFAAT

Tubuh dan Mental Menjadi Prima

BANYAK orang yang belum tahu yah. Ternyata manfaat dari kegiatan membaca itu tidak melulu menambah wawasan pengetahuan atau intelektual si pembacanya loh. 

Lebih dari ini, siapa saja mereka yang dalam kesehariannya mengisi dengan kegiatan membaca apalagi juga tambahan dengan aktivitas menulis, ternyata akan memperoleh segudang manfaat.

Yang terpenting syaratnya, bahan bacaan tersebut haruslah bermuatan positif, tidak mengandung negatif, seperti menghasut diri menjadi pribadi yang kejam, bengis, dan merusak segala hal kehidupan ini. 

EMPAT SEHAT LIMA SEMPURNA | SUSU

Sebaiknya rutin meminum susu karena kaya akan gizi. Susu sangat dibutuhkan oleh tubuh. Mengingat susu itu masuk bagian dari makanan empat sehat lima sempurna. Dan juga susu yang sudah dicerna di dalam lambung tidak akan meninggalkan sampah di ginjal bakal dijamin sehat. (photo by budi susilo)

Selasa, 30 September 2014

POPCON 2014 (5)

Gundala Kembali Lahir 

CUACA Minggu itu, pada 21 September 2014, sedang berbaik hati. Matahari pagi menyinari daratan aspal Kota Jakarta dan sekitarnya. Suasana ini berbeda pada hari sebelumnya, Kota Jakarta dikepung awan mendung dan guyuran hujan. 

Berhubung kala itu cuaca sedang cerah sumringah, kesempatan inilah yang saya manfaatkan buat pergi berkunjung ke gelaran Popcon Asia 2014 di SEMSCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, yang tahun ini mengangkat tema Be Pop Be You.

Event bertaraf internasional ini sudah yang ketiga kalinya digelar di Kota Jakarta, dan hari Minggu itu, merupakan hari yang ketiga, semenjak digelar pada Jumat 19 September 2014 lalu.

Kamis, 25 September 2014

BERANGKAT KE IRAK

CINTANYA PADA VAN DER WIJCK

Cintanya Pada Van der Wijck


DERETAN rapih bangunan kantin Sekolah Menengah Pertama (SMP) Manembo-nembo di Kota Bitung, rata dijejali manusia berusia muda.

Setiap kantin tak sepi seperti kuburan, tapi ramai seperti di taman perkotaan. Jajanan kantinnya pun menjadi buruan para murid SMP Manembo-nembo. Mereka ini, jika dihitung jumlahnya sekitar puluhan orang, baik itu pria, maupun wanita. 

Di kantin-kantin itu, mereka terlihat hanya duduk bersantai, berbincang satu sama lain membahas persoalan dinamika remaja. Seperti di antaranya mengenai kisah gejolak asmara, guru galak, dan seputaran hobi mereka. 

PENTINGNYA EDUKASI FINANSIAL SEJAK DINI

Golden Age for Golden Children

Jajan sih boleh saja. Sisihkan buat nabung. Belanja sih boleh saja. Tak lupa nabung. Asik asik deh. Sik asik asik nabung. Bung nabung, nabung asik. Sik asik asik nabung. Bung nabung, nabung asik.

Masih ingat dengan kutipan dari bait lagu ini, yang dibawakan oleh artis cilik, Saskia dan Geofanny, yang berjudul Menabung buah karya Titiek Puspa. Kala itu, lagu ini sangat populer di telinga anak-anak era tahun 90-an. 

Lagu ini intinya mengajarkan kepada anak-anak Indonesia sebagai generasi hijau, untuk tidak bersikap boros. Ketika sedang memegang mata uang, harus pandai-pandai meluangkan waktu berhemat uang, menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. 

POPCON 2014 (4)

Komik Sampai Film Berkhas Indonesia


AWAN Kota Jakarta mulai mendung nan gelap. Rupanya, langit akan menumpahkan air ke tanah Kota Jakarta. Tepatnya sekitar jam tiga sore, di sepanjang Jalan Gatot Subroto tiba-tiba hujan turun deras, Sabtu 20 September 2014.   

Kontan, saya yang saat itu memakai motor roda dua, mengambil strategi menepi ke pinggir jalan. Saya harus berhenti sebentar, ke arah trotoar untuk menggunakan mantel hujan supaya saya bisa melanjutkan perjalanan. 

Tujuan perjalanan saya adalah ke gedung SMESCO Exhibition Hall, tempat dimana digelarnya event Popcon Asia 2014. Bermodalkan mantel hujan, saya pun mampu menerabas guyuran hujan, membelah air hujan yang menggenang di jalan. 

DUNIA HANYA JEMBATAN

Dunia Hanya Jembatan


ADA yang tidak ingat akan akhirat. Manusia-manusia ini adalah mereka yang minim rasa iman dan takwanya. Mereka ini lebih terlena dengan kenikmatan dunia. Lupa akan kehidupan yang sesungguhnya, yakni alam akhirat, sebuah kehidupan yang abadi.

Inilah inti pesan moral yang disampaikan oleh Ahmad Muchlis, dalam kutbah jumat di Masjid Jami Al Inabah Jalan Pancoran Barat XI, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat 19 September 2014. 

Katanya, bagi mereka yang beriman secara mapan, kehidupan dunia itu hanyalah sarana. Diibaratkan, dunia bagai jembatan menuju kehidupan yang kekal, bernama akhirat, antara surga atau neraka. 

Sabtu, 20 September 2014

POPCON 2014 (3)

Kesan Pertama Begitu Menggoda


WAKTU yang dinanti akhirnya pun tiba. Matahari terbit menyinari Kota Jakarta. Pagi itu, sekitar jam sebelas, saya mengunjungi pagelaran Popcon Asia 2014. Acara ini resmi dilangsungkan di gedung SMESCO Exhibition, Jakarta Selatan pada Jumat 19 September 2014.

Acaranya diselenggarakan selama tiga hari, berakhir sampai hari Minggu tanggal 21 September 2014. Dimulai dari jam sepuluh pagi hingga ditutup pada jam sembilan malam, waktu Indonesia Barat. 

Yang mendorong saya untuk datang berkunjung, karena event ini memboyong 66 booth artist alley dan 41 perusahaan yang berkaitan dengan industri komik, ilustrasi, games, animasi, film, dan toys dari dalam dan luar negeri. Seru sekali !

PILKADA LANGSUNG DONG !

Para Partai Politik yang menamakan Koalisi Merah Putih menginginkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dipilih melalui lembaga legislatif DPRD. Namun ide ini juga ditentang karena pola demokrasi tak langsung seakan mengembalikan kembali ke jaman pemerintahan Orde Baru, yang dikhwatirkan akan timbul sebuah rezim diktator yang korup akut. (sketsa by budi susilo)

Selasa, 16 September 2014

I LA GALIGO | SULAWESI SELATAN

Melebihi Karya Sastra Mahabharata

Sariwegading berlayar, mengarungi samudera luas, menerabas ombak yang ganas, membelah tiupan angin yang kencang. 

Gagah beraninya, Sariwegading berlayar ke kerajaan Tiongkok demi mencari cinta, pujaan hatinya di negeri ilmu kungfu, yakni seorang putri Tiongkok, bernama We Cudai. 

Tidak mudah memang, Sariwegading harus berjibaku dengan rintangan yang tak ringan, seperti menghadapi hadangan para perompak laut. 

KEBAKARAN

Kebakaran


APA jadinya bila kebakaran melanda pemukiman warga. Tentu saja amat sangat menyedihkan, harta benda dan juga ada nyawa yang lenyap di makan api merah yang berkobar gagah.   

Apalagi ketika petugas pemadam kebakaraan tak berdaya untuk menaklukan si jago merah, maka warga pun turut meluapkan amarah, menuding petugas pemadam kebakaran tidak becus bekerja secara profesional.

Pengalaman inilah yang dialami warga Tondano, Kabupaten Minahasa, provinsi Sulawesi Utara, yang dalam dua bulan terakhir, sering terjadi bencana kebakaran rumah penduduk.[1]

BUKAN SEKEDAR PERGI HAJI

Bukan Sekedar Pergi Haji


SETIAP pribadi muslim, pasti ada yang pernah membayangkan berada di tanah suci Mekkah, menunaikan ibadah Haji. Mimpi ke Mekkah, bayangan inilah yang selalu menggerayangi ke mereka, yang begitu cintanya pada Allah.

Menunaikan ibadah Haji sama saja menyempurnakan rukun Islam. Pola ibadah Haji masuk kategori rukun Islam yang kelima. Ibadah Haji merupakan pembuktian bagi seorang muslim yang sejati. 

Namun alangkah baiknya, buat mereka yang mampu pergi Haji, terlebih dahulu membenahi diri. Jangan sampai pergi naik Haji hanya sekedar untuk mengejar gengsi dan seremonial semata. 

SI BOTAK DAN MONSTER 3

POPCON ASIA 2014 (2)

Ceruk Manis Potensi Intellectual Property


MASYARAKAT umum seperti di negara Indonesia belum semua memahami akan keberadaan Intellectual Property, atau yang bisa disingkat IP ini. Sebab, elemen ini berkaitan erat dengan kemajuan industri kreatif.

Padahal di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, IP ini sudah menjadi bagian kehidupan masyarakatnya, sebagai mesin pertumbuhan ekonomi negaranya. 

Secara pengertian sederhana, IP itu sebuah karya dari buah pikiran manusia yang hasil karyanya sangat dihargai, dipatenkan dalam bentuk hak keyakaan intelektual agar tidak terjadi penjiplakan dari pihak lain.  

Rabu, 10 September 2014

SYMPHONIC TALES OF INDONESIA

Indonesia Kaya Musik

KEBERADAAN musik yang bertema kebangsaan Indonesia dapat dihitung dengan jari. Dibandingkan dengan musik yang membahas tentang dunia percintaan antara pria dan wanita, musik kebangsaan jumlahnya lebih sedikit.

Umumnya di Indonesia, musik bertema cinta lebih mendominasi. Tak heran, anak-anak jaman sekarang pun, lebih banyak hafal lagu-lagu yang tidak cocok dengan umurnya, seputar dunia percintaan orang dewasa.

Berangkat dari itulah, untuk mengenalkan musik kebangsaan Indonesia pada generasi muda, agar dapat bisa diterima dengan baik dan meluas, maka dibuatlah album musik Symphonic Tales of Indonesia.

SI BOTAK DAN MONSTER 2


SI BOTAK DAN MONSTER



ORANG YANG BERBAHAGIA

Orang Yang Berbahagia


MANUSIA mesti menyadari semua aktivitas ibadahnya. Bukan sekedar beribadah. Ibadahnya harus punya nilai, dan idealnya membekas dalam kehidupan sehari-hari agar peroleh kebaikan dunia dan akhirat.

“Kita harus tahu apa itu manfaat sholat, zikir, zakat. Kalau tidak tahu manfaatnya maka ibadah yang kita lakukan terasa tidak nikmat,” ujar Ustad Imron Rosyadi dalam kutbah jumat di Masjid Al Muhajirin, Jalan Swadaya Raya Kelurahan Larangan Indah, Kota Tangerang Banten pada Jumat 5 September 2014.

Agama yang diakui oleh negara, dan dipeluk oleh warga negaranya sebaiknya jangan hanya sebatas sebatas identitas penduduk. Dan bila agama hanya dijadikan identitas semata, maka tidak akan membawa manfaat bagi pemeluknya. 

PRIA SETIA



SERIBU WAJAH

Negara Republik Indonesia dihuni oleh beragam orang-orang dari suku, agama, dan ras yang saling berbeda. Berkahnya perbedaan ini menjadi kekuatan bahwa bangsa Indonesia itu negara yang ragam dengan bersatu teguh menjadi kuat. (sketsa by budi susilo)

POPCON ASIA 2014

Industri Kreatif Indonesia Bangkitlah !

 
ASIK, sebentar lagi akan ada penyelenggaraan Popcon Asia 2014 yang bertema Be Pop Be You. Bagi para penggemar kreasi grafis, event ini layak dikunjungi. Sayang bila agendanya terlewatkan begitu saja. 

Event 2014 ini akan menjadi ajang yang ketiga kalinya digelar di Kota Jakarta. Pada kesempatan ini, rencananya akan dilangsungkan di Gedung Smesco Exhibition Hall pada 19 sampai 21 September 2014.

Menu acara akan menampilkan karya seni industri kreatif seperti komik, film animasi, dan mainan tokoh-tokoh komik. Semua yang tampil berasal dari artis dalam negeri dan luar negeri.

MERAMU MENTERI KABINET

Pemerintahan baru pasangan Jokowi-Jk melalui tim transisi sedang berkonsentrasi meramu kabinet pemerintahannya yang berharap, akan diisi oleh orang-orang yang mau bekerja secara profesional dan pro terhadap kepentingan publik. (sketsa by budi susilo)

MEDIA SOSIAL SEPERTI PISAU

Media Sosial Seperti Pisau


ABAD kini manusia memeluk erat media sosial. Utamanya kaum muda, sehari-hari tidak pernah puasa dari konsumsi jejaring sosial seperti bermain facebook, twitter, path, blog, dan media sosial jenis lainnya.

Sebagian besar pemuda sudah terperangkap pada keranjang media sosial. Berkomunikasi tidak semata berjumpa langsung, sekarang sudah sangat praktis melalui media sosial, yang jauh menjadi dekat, dan yang dekat seakan seperti jauh karena telah dibatasi media sosial.

Fenomena media sosial selalu ramai diperbincangkan. Contoh diantaranya, melalui media sosial, ada orang yang beruntung bisa mendadak jadi selebritis, atau juga barang dagangan yang dimiliki seorang pengusaha bisa dengan mudahnya laris manis tanjung kimpul. 

Sabtu, 06 September 2014

BELANTARA


Belantara
 
HUTAN belantara yang sunyi dari raungan bunyi mesin gergaji pohon, jadi surga yang tersembunyi di planet bumi ini. Alam belantara, menyimpan segudang jenis flora dan fauna. 

Umumnya, hutan-hutan di kebanyakan belahan dunia tertentu telah diramaikan oleh kegiatan pembalakan liar. Tak heran, hutan pun gundul, gersang, dan bisa membawa bencana bagi hewan dan manusia. Alangkah indahnya, gejala ini tak merembet ke hutan yang ada disini.

Langit biru, menjadi atap bagi hutan. Matahari menyinari di kala pagi dan siang, menghangatkan kehidupan di hutan. Rembulan malam mempercantik atap langit, hutan pun agak terang terciprat sinar rembulan.

DUO WANITA

(sketsa by budi susilo)

Selasa, 02 September 2014

SITU BABAKAN JAKARTA SELATAN

Wisata Meriah Di Perbatasan Jakarta


SUDAH hampir satu jam lebih, perjalanan sepeda motor yang saya tunggangi dari Kota Tangerang menggelinding menuju ke daerah Situ Babakan Jakarta Selatan, pada Minggu 31 Agustus 2014 sore. 

Singkat cerita, setibanya di pintu masuk lokasi wisata kota ini, beberapa pria berumur tua menjegatnya. Dengan berpakaian khas betawi warna hitam, satu di antara pria tersebut menyodorkan kertas kecil berwarna biru.

“Buat yang bawa motor ada retribusi masuk. Bayar dua ribu saja,” tuturnya yang kala itu ia juga mengenakan kopiah hitam ala mantan presiden Republik Indonesia, Soekarno.   

GELIAT KOTA TUA JAKARTA 16

Asih Kepincut Noni Belanda


TERIK matahari sangat menyengat, menerpa Kota Tua Jakarta pada Sabtu 21 Juni 2014 silam. Situasi cuaca yang panas ini pun, masih tetap menjadi magnet orang-orang untuk datang berkunjung, berwisata di kota nostalgia Hindia.

Satu di antaranya Asih Yanti Rahayu (27), wanita asal Jagakarsa Jakarta Selatan ini menginjak Kota Tua di siang bolong, demi alasan untuk melihat bangunan-bangunan tua, berkunjung ke museum sejarah dan budaya, serta berphoto ria dengan manusia patung Noni Belanda.

“Saya mau banget photo sama yang ini. Tolong mas, ambilkan photo (gambar) saya. Mau berphoto sama Noni Belanda nih,” pinta Asih kepada saya pada waktu itu.

Minggu, 31 Agustus 2014

AL GAZHALI BERTANYA

Al Gazhali Bertanya


FILUSUF muslim Al Gazhali pernah memberikan beberapa pertanyaan kepada murid-muridnya. Pertanyaan yang dilontarkan oleh Al Gazhali tersebut sangat berkaitan erat dengan hakikat kehidupan.  

Cerita inilah yang mengemuka dalam kutbah jumat di Masjid Al Muhajirin pada Jumat 29 Agustus 2014 di Jalan Swadaya Raya, Kelurahan Larangan Indah, Kota Tangerang Banten. 

Cerita itu disampaikan oleh Ustad Imron Rosyadi. Katanya, pertanyaan awal Al Gazhali yakni “Apa yang paling jauh dengan kalian,” tanya Al Gazhali kepada murid-muridnya. 

PERGI DEMO YA


RUMINI YANG MALANG

Rumini Yang Malang

JARANG datang. Tak pernah terlihat batang hidungnya. Suaranya yang menggelegar pun kini senyap. Ungkapan batin inilah yang menggerayangi pada diri Rumini[1], gadis kota Malang yang baru saja di Juli lalu, umurnya telah beranjak dewasa, masuk ke umur 25 tahun.

Rasa kangen pada seseorang yang dialami Rumini ini sudah lama terjadi, sekitar enam bulan yang lalu, sebelum ada fenomena gerakan organisasi radikal ISIS[2] mengglobal, muncul ke permukaan.

Satu keinginannya, orang yang dikangeni itu hadir di hadapannya secara langsung. Dapat bertatap wajah, saling melempar senyum, dapat tertawa bersama, saling meluapkan rasa gembira, dan bersua tanpa henti di bangku taman kota bagian timur.

CIFOR SETU GEDE BOGOR | JAWA BARAT

Kawasan hutan penelitian Dramaga yang berada di bilangan Jalan Cifor Kelurahan Setu Gede, Bogor Barat pada Rabu 20 Agustus 2014 siang. Daerah ini sangat cocok juga untuk kegiatan olahraga jalan dan lari santai. (photo by budi susilo)

NGEREK DRUM MINYAK

(sketsa by budi susilo)

Rabu, 27 Agustus 2014

AIR DAN KEHIDUPAN UNTUK INDONESIA YANG LEBIH SEHAT

Air Adalah Kita


SEBELUM eksis di muka bumi, makhluk bernama manusia datang dalam wujud cair. Tuhan yang menciptakan manusia, menghadirkan manusia masih berbentuk air (mani), bukan berbentuk daging atau tulang, apalagi tanah dan api.

Selanjutnya, air itu melewati proses sembilan bulan, barulah kemudian atas ridho Tuhan, makhluk manusia keluar dari rahim ibu berpola tulang belulang yang diselimuti gumpalan daging. 

Saat manusia lahir ke dunia, yang dimulai dari masa bayi, bahkan hingga masa tua, tubuh manusia pun sebagian besar masih didominasi oleh unsur air.