Kamis, 28 April 2016

LATIHAN PPRC DI KOTA TARAKAN

Langit Juwata Turun ‘Hujan’ Pasukan Militer 



Pagi itu, ada puluhan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang menggendong tas ransel hitam sambil berjalan kaki dengan pola berbaris dua saf. Arah mereka menuju ke landasan pacu Pangkalan TNI Angkatan Udara Juwata Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu 13 April 2016.

Pengamatan Tribun, mereka itu ingin masuk ke dalam sebuah burung besi bernomor 32. Saat ditemui, Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman, Kolonel Infantri Andi Gunawan, mengatakan, mereka adalah tim khusus elit yang dimiliki TNI. “Mereka akan lakukan terjun payung,” ujarnya. 

Mereka semua, yang berjumlah 28 orang terlihat tidak ada mimik muka yang memancarkan rasa gugup, atau canggung ketika memasuki perut pesawat bertubuh besar itu.

Senin, 25 April 2016

HIDUPLAH HIDUP

Hiduplah Hidup

Suara halilintar tiba-tiba menggelegar di siang hari yang bolong. “Jegeeer.” Suaranya mendetum kencang membangunkan aku tidur. 

PADAHAL aku sudah sangat nyenyak, lagi mimpi yang indah, sedang berada di negeri awan yang dipenuhi bidadari-bidadari cantik dan limpahan makanan dan minuman. 

Dibangunkan paksa oleh kehadiran seorang tamu tak diundang, halilintar. Mata aku yang terpejam rapat, kontan melihat ke langit-langit, halilintar yang hadir ke bumi tidak aku lihat wujudnya. 

KORBAN SELAMAT PENYANDERAAN ABU SAYYAF

Empat ABK Tugboat Henry Pulang ke Rumah


Empat Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat Henry yang selamat dari penyanderaan kelompok bajak laut Abu Sayyaf di perairan Tawi-tawi Filipina akhirnya pulang ke rumah keluarganya masing-masing.

Pengamatan Tribun, sekitar pukul 09.42 Wita, sebanyak tiga orang ABK sudah memasuki Bandara Udara Juwata Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara, Minggu 24 April 2016.

Ketika menuju ke Bandara Udara Juwata, para ABK yang selamat ini diantar menggunakan mobil perusahaan tempat mereka bekerja, PT Global Trans Energy Internasional.

RAIHAN BOCAH AJAIB BERBULU LEBAT

Mendalami Agama Ingin jadi Ustaz
Menjelang tengah hari, Muhammad Raihan, masuk ke rumahnya yang ada di Kelurahan Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. 

BOCAH berumur 13 tahun itu, usai dari menuntut ilmu di sekolah. Raihan langsung pulang ke rumah. “Assalamualaikum,” ujarnya kepada seluruh orang-orang yang ada di dalam rumah, Sabtu 16 April 2016.

Sontak, orang-orang yang di dalam rumah langsung membalas dengan sahutan, “Walaikumsalam.” Tanpa diperintah, ketika masuk ke dalam rumah, Raihan langsung menyalami seluruh orang yang ada di dalam rumah.

Kamis, 21 April 2016

KRI AJAK 653 DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA (2)

Berantas Pembajakan Kapal 
Tangkal Serangan Rudal


Bangsa Indonesia bisa berbangga, pada tahun belakangan ini kekuatan militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) dianggap juara di kawasan Asia Tenggara. Ini tidak terlepas dari sumber daya manusia dan armada militernya. Satu di antaranya Kapal KRI Ajak, alat perang canggih di laut yang super cepat.

Waktu itu, Minggu 3 April 2016, Tribun ikut berlayar menggunakan KRI Ajak ke perairan laut Mamburungan Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Jarang orang sipil, di luar orang militer Angkatan Laut bisa masuk bebas ke area KRI Ajak yang bernomor lambung 653.

Punya cerita, Kapal KRI Ajak ini dahulunya pernah torehkan prestasi, tercatat di November tahun 2015 berhasil menangkap dua kapal ikan berbendera Filipina yang diduga mencuri ikan di Laut Sulawesi.

Jumat, 08 April 2016

JALAN YANG TERBAIK

Jalan yang Terbaik


Sampai jumpa Tanjung Selor, semoga bisa bertemu lagi. Waktu itu, Kamis 7 April 2016 pagi adalah momen pamit pergi dari Tanjung Selor, tidak akan lagi menetap lama di daerah yang punya Tugu Cinta Damai ini.

SUDAH hampir setahun lebih, sejak tahun 2015, saya bertempat tinggal di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Sudah cukup puas merasakan hidup di Tanjung Selor yang tentram dan nyaman.

Saya pergi meninggalkan Tanjung Selor menuju ke Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara menggunakan transportasi air perahu motor. Kala itu, tanpa diduga, saya bertemu satu perahu motor dengan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Selor, Gunawan Wibisono. “Saya mau ada acara di Samarinda,” ungkapnya.

Kamis, 07 April 2016

KRI AJAK 653 DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA

Siap Menerkam Bak Anjing Hutan
Tepian dermaga Pelabuhan Malundung Kota Tarakan kala itu bermandikan sinar fajar yang hangat, Minggu 3 April 2016 pagi. Pancaran mataharinya menerangi pelabuhan yang saat itu sedang kedatangan tamu, hadirnya Kapal KRI Ajak 653.

KEBERADAAN kapal itu di Kota Tarakan dalam rangka latihan militer gabungan Tentara NasionaI Indonesia (TNI) yang diselenggarakan di perairan Mamburungan Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Merapatnya Kapal KRI Ajak di Pelabuhan Malundung Pelindo 4, seolah artis pendatang baru. Pagi itu, masyarakat yang sedang berjalan-jalan berolah-raga di dalam pelabuhan, memanfaatkan waktu untuk memotret perahu ke dalam rekaman perangkat gawai.

Senin, 04 April 2016

SUNGAI SABANAR TELUK SELIMAU KALIMANTAN UTARA

Menikmati Lestarinya Alam

Suara berisik beberapa perahu ketinting yang lalu-lalang di Sungai Sabanar, meramaikan Teluk Selimau, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Inilah yang terekam pada pagi itu, Senin 28 Maret 2016.

Di dermaga Teluk Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur cukup menghibur diri ini yang mulai bosan dengan suasana kehidupan perkotaan. Sinar matahari pagi yang menerangi Teluk Selimau memperlihatkan geliat kehidupan perairan sungai.

Airnya coklat, dikejauhan masih banyak terlihat daratan yang ditumbuhi semak belukar pepohonan hijau. Segar di pandang mata, indahnya bumi yang alami belum dikotori bangunan-bangunan industri, perkantoran, dan perumahan.

Minggu, 03 April 2016

TRANSMIGRASI SP6 DESA SALIMBATU

Melintasi Air Pasang

  
Suatu hari, cuaca sedang cerah, sekitar 09.30 Wita, pada Minggu 20 Maret 2016. Saya bersama kawan seperjuangan melakukan perjalanan ke daerah transmigrasi SP 6 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

BAGI saya, ini adalah pengalaman pertama mengunjungi lokasi transmigrasi SP 6 Desa Salimbatu. Untuk mencapai ke lokasi supaya mudah dan singkat waktu tempuh, syaratnya menggunakan alat transportasi air, mengarungi Sungai Kayan yang airnya berwarna coklat.

Saya berangkat berangkat dari pinggiran Taman Sungai Kayan, Jalan Sudirman, Langgar Al Inayah Tanjung Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pergi bersama Direktur Badan Bina Potensi Masyarakat, Moch Anwar Prasetyo dan Faisal Rizal serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Kaltara, Andi Mutung.

DEMI PRESIDEN JOKOWI

Demi Presiden


Demi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan lakukan kunjungan kerja di Kota Tarakan, saya merapat juga ke daratan Kota Tarakan dari Tanjung Selor, ibukota Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa 22 Maret 2016.


BERANGKAT dari Tanjung Selor ke Tarakan menggunakan perahu motor di terimanl pelabuhan Kayan II, Sabanar Lama. Saat itu hujan rintik mengiringi perjalanan dari kediaman ke pelabuhan.

Setibanya, saya langsung mendapatkan jadwal keberangkatan perahu motor pada pukul 08.30 Wita. Perahu motor melaju dengan lancar. Penumpang saat itu banyak, semua bangku terisi penumpang. Maklum pagi hari memang selalu penuh, jam-jam sibuk.

ISLAMIC CENTER TARAKAN BAITUL IZZAH

Masjid Terbesar Kaltara

Bangunan megah Islamic Center Tarakan Baitul Izzah yang merupakan masjid terbesar di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan menjadi masjid kebanggaan masyarakat muslim di Kaltara, Senin 14 Maret 2016. (Photo by Budi Susilo)

Selasa, 29 Maret 2016

PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

Berhenti di Jalur Menanjak dan Potret


Jalan beraspal menanjak. Di pinggiran jalannya bertumbuh banyak pohon-pohon rindang yang memproduksi hawa udara yang lumayan segar. Tentu saja atmosifnya terasa berbeda dengan kondisi di pusat kota.

INILAH kesan yang diperoleh saat saya melintasi kawasan hutan kota daerah Kampung Empat yang ada di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara yang merupakan jalur menuju ke arah Pantai Amal, pada Minggu 13 Maret 2016 siang.

Sebelum bisa mencapai di lokasi ini, saya melewati sebuah rumah ibadah umat muslim, bernama Islamic Center Tarakan Baitul Izzah yang merupakan masjid terbesar di Provinsi Kalimantan Utara.

Senin, 28 Maret 2016

MENELUSURI OBYEK WISATA KOTA TARAKAN

Hutan Mangrove Sampai Lokasi Sejarah

Hujan rintik jatuh di sepanjang Jalan Sabanar Lama perkotaan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Jumat 11 Maret 2016 pagi. Sebagian tubuh sempat basah meski tak kuyup berat, lalu menepi menunggu hujan berhenti.

TIDAK lama kemudian, lanjutkan perjalanan ke pelabuhan perahu motor Kayan II, Tanjung Selor. Setiba di pelabuhan, langsung mengarah ke loket tiket yang jumlahnya empat. Di loket memesan perahu motor jurusan ke Kota Tarakan. Peroleh perahu yang jam berangkat 10.34 Wita dengan tarif Rp 120 ribu.

Singkat cerita, perjalanan melalui sungai dan laut berjalan mulus tanpa kendala. Tiba di pelabuhan Tengkayu I, Kota Tarakan, pada pukul 11.54 Wita ramai tidak pernah sepi.

Sabtu, 26 Maret 2016

SIAPKAH BUPATI SUDJATI

Siapkah Bupati Sudjati


Pemilihan kepala daerah sudah usai, sudah ada bupati terpilih untuk Kabupaten Bulungan, yakni Sudjati bersama pasangannya Ingkong Ala. Kala kampanye dahulu pasangan ini menggunakan slogan Siap.

 
SEKARANG pasangan Sudjati-Ingkong Ala sudah terpilih, dilantik sekitar Februari 2016. Apakah slogan Siap itu hanya sekedar surga telinga ? Atau benar-benar dilaksanakan.

Saat usai dilantik oleh Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Sudjati berjanji ingin membangun daerah ke arah pinggiran dan terpelosok ketimbang di wilayah Kecamatan Tanjung Selor.

Alasannya, Bupati Sudjati ingin turut sukseskan program nawacita Presiden Jokowi yang berkomitmen memperhatikan pembangunan daerah terpelosok dan pinggiran.

Jumat, 25 Maret 2016

PESAWAT MAF KALIMANTAN UTARA

Selama Masih Terisolir akan Tetap Hadir


Selama akses daerah terpencil dan terluar di Provinsi Kalimantan Utara masih sulit dijangkau, keberadaan maskapai penerbangan Mission Aviation Fellowship (MAF) akan tetap mengudara, menjadi sarana transportasi yang diandalkan.

Demikian diungkapkan, Tom Chrislay, Manager MAF Tarakan ketika ditemui Tribun belum lama ini, pada Senin 14 Maret 2016 siang. “Kami hadir ke tengah masyarakat untuk membuka keterisolasian,” ujar pria kelahiran Surabaya ini.

Menurut dia, penyediaan transportasi udara MAF di Kalimantan Utara bukan bersifat komersil, apalagi ingin menyaingi perusahaan penerbangan yang orientasinya mencari keuntungan materi.

DESA ANTINARKOBA KALIMANTAN UTARA

Mau Dibentuk Lagi


Tugas barunya sebagai Dandim 0903 Tanjung Selor, membuat Letkol Dannie Hendra mesti melakukan gebrakan kerja. Amanah yang disematkan di pundaknya, akan dijalankan penuh tanggungjawab dan menghasilkan terobosan baru yang baik.

Satu di antaranya adalah akan melakukan pencanangan desa anti narkoba dan penambahan personel angkatan darat untuk ditempatkan di wilayah-wilayah perbatasan yang ada di Kabupaten Bulungan.

Soal desa anti narkoba sudah dilakukan oleh Dandim sebelumnya di Desa Bumi Rahayau, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Minggu, 20 Maret 2016

MENGINJAK LAGI KOTA TARAKAN

Diiringi Guyuran Hujan
 
Hujan rintik jatuh di sepanjang Jalan Sabanar Lama perkotaan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Jumat 11 Maret 2016 pagi. Sebagian tubuh sempat basah meski tak kuyup berat, lalu menepi menunggu hujan berhenti.

TIDAK lama kemudian, lanjutkan perjalanan ke pelabuhan perahu motor Kayan II, Tanjung Selor. Setiba di pelabuhan, langsung mengarah ke loket tiket yang jumlahnya empat. Di loket memesan perahu motor jurusan ke Kota Tarakan. Peroleh perahu yang jam berangkat 10.34 Wita dengan tarif Rp 120 ribu.

Asyiknya, hari itu penumpang perahu ramai. Di dalam perahu sebangku dengan pria tua dari Desa Long Beluah, Kabupaten Bulungan yang dari desanya ke pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mesti naik perahu motor terlebih dahulu bertarif Rp 100 ribu.

EARTH HOUR TANJUNG SELOR

Lampu Padam 
Pengunjung Wifi Corner Bingung

Sejumlah orang pengunjung Wifi Corner Telkom Tanjung Selor bingung saat pukul 20.30 Wita, seluruh lampu perusahaan plat merah ini sengaja dimatikan, pada Sabtu 19 Maret 2016.

SATU di antaranya Irul, warga Sengkawit Tanjung Selor, merasa heran ketika sedang menikmati jaringan internet berbayar tiba-tiba lampu dimatikan. “Aliran listrik tidak padam. Kenapa lampunya dimatikan. Apa ada konsleting listrik,” ungkapnya.

Sejurus kemudian, Riko petugas telkom menjelaskan, alasan memadamkan lampu karena Telkom Tanjung Selor sedang mengikuti program earth hour atau jam bumi yang merupakan bukti dukungan gerakan kelestarian bumi.

WISATA KULINER SELIMAU PARK

Ikannya Dipancing Lalu Dimasak


Mengisi waktu liburan akhir pekan, paling asyik itu menikmati wisata kuliner bersama keluarga, atau dengan orang-orang tercinta Anda. Nah, untuk Anda yang sekarang sedang berada di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, cobalah sempatkan diri mengunjungi restoran Selimau Park.

Di tempat ini, tersedia sajian kuliner seafood, sekaligus bisa sambil menikmati alam indah wahana wisata keluarga. Kehadiran restoran Selimau Park yang ada di Kelurahan Tanjung Selor Timur ini, untuk melepas dahaga akan hiburan yang menyenangkan.    

Konsep kuliner di restoran Selimau Park adalah perdesaan. Setiap pengunjung yang ingin memesan makanan ikan, bisa terlebih dahulu memancing di sebuah empang. Ikan didapat, langsung bisa dimasak.

Sabtu, 19 Maret 2016

SUNGAI KILOMETER 16 TANJUNG SELOR

Airnya Bagus Untuk Bersihkan Badan

Mungkin Anda sekalian sedang bosan karena berlama-lama berada di dalam ruangan, atau lagi penat karena pekerjaan kantor. Sesekali sambangilah alam indah sungai alami yang ada di Kilometer 16, Jalan Poros Bulungan Berau, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

SUNGAI ini menawarkan segudang rindu. Sekali berkunjung, pastinya akan ketagihan lagi untuk kembali menginjakkan alam sungai ini. Di tempat ini kita bisa merasakan kesegaran airnya yang berasal dari perbukitan. Airnya bersih, mengalir deras, dan dingin.

Lokasi ini pantas disebut wisata alam air sungai. Bebatuan yang menghiasi di sungai ini memberikan lantunan gemericik air, seakan kita mendengarkan paduan suara alam, yang menghibur meramaikan suasana hari liburan.

Rabu, 16 Maret 2016

SUNGAI SEKATAK KALIMANTAN UTARA

Riang Berenang


Siang yang sendiri pergi ke tepian sungai
Sungai yang membelah dua desa Sekatak
Ajaib, suasana damai terukir.

Memandangi hamparan air yang tenang
Anak-anak riang, berenang di sungai yang selalu ramai
Bersihkan tubuhnya yang bugil tanpa sehelai benang

Itulah cerminan kepolosan bocah-bocah perdesaan Sekatak
Yang akan menjadi kenangan, kesan yang selalu terkenang

Jumat, 11 Maret 2016

PDAM BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

Habis Padam Listrik Terbitlah Internet Sekarat

Persoalan ketersediaan infrastruktur tenaga listrik dan jaringan internet menghambat pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bulungan.

Usai dihantam pemadaman listrik selama seharian beberapa hari lalu, kini perusahaan air plat merah ini terkendala putusnya saluran internet. Akibat ini, menghambat kerja PDAM.

“Kantor tutup sementara. Internetnya lagi putus. Yang mau bayar air belum bisa,” ungkap Azis, petugas keamanan kepada pelanggan yang datang ke kantor PDAM di Jalan Rambutan, Kamis 10 Maret 2016.