Rabu, 29 Oktober 2014

SUMPAH PEMUDA JOMBLO

Sumpah Pemuda Jomblo

WAKTU bangun pagi di hari Selasa, gue lihat di layar handphone jadul gue, rupanya sudah tanggal 28 Oktober 2014. Katanya, dipenanggalan ini jadi momen bersejarah bagi eksistensi bangsa Indonesia. Hari sumpah pemuda loh !

Gue tidak tahu persis bagaimana itu perjalanan sejarah awal mula Sumpah Pemuda, apalagi sumpah gue dengan seorang wanita dalam hal mengikat janji cinta suci yang mengabadi, mengingat gue inikan berstatus jomblo akut, mau janji sama siapa? 

Ngenes juga gue. Pengetahuan tentang sejarah Sumpah Pemuda, gue dapat nilai nol besar, begitu pun soal Sumpah Asmara juga tak pernah ada dalam perbendaharaan kehidupan gue, alias nihil. Emang bener-bener kebangetan deh.  

THE JAKARTA MARATHON 2014 | INDONESIA

Benua Afrika Jagonya

LARI pagi paling asik. Udaranya masih segar, terik mentarinya pun hangat. Jenis olah-raga ini sangat mudah dilakukan oleh siapa saja, asal memenuhi persyaratan badan kuat dan sehat.

Celaka bila mereka yang sedang sakit melakukan olah-raga lari, tentu akan sangat menderita, rasa-rasa seperti cerita tempat neraka jahanam.

Berbicara olah-raga lari, biasanya orang-orang dari benua Afrika yang merajai dimana-mana. Mau di event lari khusus, maupun di gelaran olimpiade pasti ada saja pelari benua Afrika yang menjuarai

Lihat saja para atlit lari berprestasi, kebanyakan berasal dari negeri Afrika. Prestasinya tak hanya dikawasan regional Afrika namun juga di kancah benu lainnya.

KABINET PEMBERANTAS JOMBLOKERS | INDONESIA

Kabinet Pemberantas Jomblokers


WAKTU lalu rasa penasaran menggelayut. Harap-harap cemas pun muncul mengenai siapa saja yang akan menjadi menteri-menteri mendampingi kerja Presiden RI, Pak Jokowi dan wakilnya Pak Jusuf Kalla. 

Namun hari yang dinanti-nanti, akhirnya pun datang, siapa-siapa yang menempati kursi menteri pun terjawab sudah, setelah hal ini diumumkan oleh Presiden secara langsung di Istana Negara pada Minggu 26 Oktober 2014.

Sebelumnya, kabar siapa saja yang akan menjadi pembantu presiden masih samar-samar. Mungkin sebagian masyarakat, termasuk gue sendiri, menilai telah di pehape kan (pemberi harapan palsu) oleh pemerintahan sekarang.

Sabtu, 25 Oktober 2014

JOMBLO RAKSASA

Jomblo Raksasa


SEKARANG sudah di penghujung Oktober. Sebentar lagi mau bulan November. Satu kedipan mata lagi, sudah berubah jadi Desember, lalu kemudian masuk ke tahun baru 2015. 

Bergulirnya hari, begitu cepat. Gue menjalani hidup ini mirip naik kereta berbahan bakar atom, berjalan secepat kilat, tiba-tiba sudah sampai di tahun yang baru. Belum lama ngerasain tahun baru 2014, tiba-tiba sudah mau tahun baru lagi.

Entah kenapa muncul rasa demikian ? Apa emang gue lagi berkategori orang-orang sibuk, sehingga sampai hilang rasa bosan menjalani hari, yang belakangan selalu diselimuti cuaca kemarau berkepanjangan, mirip kisah asmara gue yang masih kering kemarau. 

Jumat, 24 Oktober 2014

UMUR KITA BERKURANG

Umur Kita Berkurang


SEBENTAR lagi kita akan melepas bulan Dzulhijah, dan masuk ke bulan baru, yakni bulan Muharram, sebagai bulan awal di penanggalan hijriah. Bulan Muharram inilah yang menjadi momen tahun baru hijriah.

Pada kesempatan kali ini, Ustad Habibi menegaskan dalam kutbah jumatnya, umat muslim menyambut tahun baru hijriah jangan berlebihan. Cukup merayakannya dengan secara sederhana, tidak perlu dengan pesta pora.

“Kita harus isi dengan banyak ibadah, berdoa. Juga intropeksi diri pada tahun lalu dan tahun akan datang, yang akan kita lalui,” ujarnya di Masjid At Taubah yang beralamat di Kelurahan Larangan Utara, Kota Tangerang, Banten, Jumat 24 Oktober 2014.

Rabu, 22 Oktober 2014

MEMILIH SUPLEMEN MAKANAN YANG TEPAT

Ayo Konsumsi Suplemen Berbahan Alami dan Bergaransi


AKTIVITAS keseharian semakin bertambah. Saban hari ditargetkan menggapai hasil maksimal. Memang, untuk menapaki menuju puncak dibutuhkan usaha ekstra, tanpa mengenal lagi kalimat “menunda kerja.”  

Pekerjaan yang belum terselesaikan menggunung tinggi, masih menumpuk, sebab banyak yang belum terselesaikan secara sempurna. 

Jam istirahat kerja sangat sempit. Mau tak mau, yang namanya prinsip bersantai ria atau berdiam diri tidak ada lagi dalam kamus kehidupan. Hari-harinya diisi dengan sesuatu hal yang mampu menggugah inspirasi, inovasi, dan motivasi.[1]

KEREN

KEREN

PASANG gaya, jangan malu-malu untuk berekspresi ceria. Ayo tebarkan muka eksotis, pancarkan raut wajah berbahagia. 

Tak ketinggalan juga untuk melempar senyum lebar-lebar agar terhindar dari umur boros, bisa awet muda sepanjang masa.

Tak perlu bergaya selebriti apalagi seperti politisi yang suka menebar janji-janji. Cukup bergaya selera sendiri, be your self ! Lebih enak gaya asli sendiri, agar bernilai unik dan mudah diingat-ingat oleh banyak orang.

Selasa, 21 Oktober 2014

SUPER GAUL

(sketsa by jongfajar kelana)

Ini orang memang kurang jelas. Apa dia bangsa manusia dari Bumi ? Atau makhluk asing yang datang dari planet lain ? Yang pasti, orang ini mirip perawakan manusia loh !

Senin, 20 Oktober 2014

SALAM TIGA JARI

Selamat Bekerja Presiden Baru Indonesia
SALAM tiga jari untuk semuanya. “Salam tiga jari!” Ungkapan inilah yang meluncur dari sang presiden baru Republik Indonesia, bernama Joko Widodo, atau yang biasa disapa Jokowi.

Tiga jari itu mengandung filosofis yang suci, yang mengandung arti “Kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.” Salam tiga jari bukan sekedar panji-panji, apalagi simbol semata. 

Tiga jari yang dipertontonkan dan didengungkan secara semangat, menjadi semacam doa bersama, yang menginginkan warga masyarakat bersatu padu, bergotong-royong, bahu membahu membangun negara Indonesia. 

Jumat, 10 Oktober 2014

DESA KIARA PAYUNG | KABUPATEN TANGERANG | BANTEN

Tiga Anak Dari Barat

KEPULAN asap putih di pertengahan sawah kering, membumbung ke arah langit sore yang berwarna keputihan. Matahari yang mejeng di langit bagian barat pun, mulai meredup rendah, akan berganti menjadi malam.

Suasana inilah yang mengental di kawasan pematang sawah Desa Kiara Payung, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Selasa 7 Oktober 2014 lalu. 

Hari mulai senja, saya menyempatkan diri, memberhentikan laju sepeda motor untuk bersantai sejenak di pinggiran jalan yang membentang di tengah padang sawah. 

TAMAN PUJALIDANE | KOTA TANGERANG | BANTEN

Alam Rindang Di Jantung Kota

ANGIN bertiup semilir menggoyangkan dedauan pohon yang tumbuh di area Taman Kota Pujalidane, Selasa 7 Oktober 2014 siang. Hijau dan asri, selimuti taman yang berlokasi di pinggiran Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang Banten ini.

Kala panas menyengat, Taman Kota Pujalidane menjadi tempat yang cocok untuk berteduh, menikmati segarnya rindang pohon yang sebagian besar telah tumbuh tinggi besar. 

Kehadiran sosok taman ini ibarat paru-paru kota, yang mampu menyuguhkan kenikmatan alam lestari. Inilah yang sempat saya rasakan, pada sekitar jam dua siang, waktu Kota Tangerang.

Minggu, 05 Oktober 2014

IDUL ADHA 1435 HIJRIAH

Qurban Jamin Keselamatan


HADIRNYA Islam dalam diri manusia sebagai penyelamat. Islam memberi petunjuk, dapat menjadi pedoman hidup agar tak tersesat. Seperti pelaksanaan sholat lima waktu diwajibkan bagi setiap muslim. Begitu pun perintah berpuasa dan haji.

“Sholat tujuannya untuk menghindari perbuatan keji munkar. Puasa untuk membentengi diri dari dosa,” ujar Habib Ahmad bin Novel bin Jindan saat berkutbah dalam sholat Idul Adha pada Minggu 5 Oktober 2014, di Masjid At Tawwaab, Kelurahan Larangan Indah, Kota Tangerang, Banten.

Ia menegaskan, untuk umat muslim, baik itu pria dan wanita, yang berkesempatan pergi ke tanah suci menunaikan ibadah haji, diharapkan bisa menjadi pribadi haji yang mabrur.

Sabtu, 04 Oktober 2014

GALI ILMU SAMPAI MATI

Gali Ilmu Sampai Mati

MANUSIA diciptakan Allah, diberikan akal pikiran agar mampu mendalami ilmu pengetahuan. Pemberian akal ke manusia menjadi pembeda dengan makhluk yang lain seperti hewan dan tumbuhan yang tak diberi akal.

Melalui akal, kata Ustad Qosasih Fathoni, manusia akan mengenal ilmu pengetahuan. Dan lewat modal ilmu pengetahuan ini, maka manusia akan tahu semua ciptaan Allah. Manusia akan mampu menyimpulkan bahwa alam semesta ini ada penciptanya. 

Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan dan langit bagaimana ia ditinggikan ? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan ? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan ?.”[1]   

KAMBING


Kambing

DIDI datang berkunjung ke kampung halamannya, dengan bertangan kosong. Langkah kakinya yang gesit menapaki jalan pedesaan, menandakan Didi kangen berat, sangat ingin berjumpa dengan sanak keluarganya, ayah dan ibu tercinta.

Maklum Didi jarang pulang, dirinya tinggal lama di kota, merantau mencari butiran beras, menjadi buruh pabrik demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, yang sejauh ini masih hidup membujang.

Setiba di pekarangan rumah, Didi pun kaget. Dia melihat kondisi rumahnya tidak seperti delapan tahun yang lalu. Rumahnya kali ini tampak lebih megah, bertingkat dua dan berdinding tembok semen.

Jumat, 03 Oktober 2014

ASA ASIH | PEREMPUAN INDONESIA

(sketsa by budi susilo)

MEMBACA MEMBERI SEGUDANG MANFAAT

Tubuh dan Mental Menjadi Prima

BANYAK orang yang belum tahu yah. Ternyata manfaat dari kegiatan membaca itu tidak melulu menambah wawasan pengetahuan atau intelektual si pembacanya loh. 

Lebih dari ini, siapa saja mereka yang dalam kesehariannya mengisi dengan kegiatan membaca apalagi juga tambahan dengan aktivitas menulis, ternyata akan memperoleh segudang manfaat.

Yang terpenting syaratnya, bahan bacaan tersebut haruslah bermuatan positif, tidak mengandung negatif, seperti menghasut diri menjadi pribadi yang kejam, bengis, dan merusak segala hal kehidupan ini. 

EMPAT SEHAT LIMA SEMPURNA | SUSU

Sebaiknya rutin meminum susu karena kaya akan gizi. Susu sangat dibutuhkan oleh tubuh. Mengingat susu itu masuk bagian dari makanan empat sehat lima sempurna. Dan juga susu yang sudah dicerna di dalam lambung tidak akan meninggalkan sampah di ginjal bakal dijamin sehat. (photo by budi susilo)

Selasa, 30 September 2014

POPCON 2014 (5)

Gundala Kembali Lahir 

CUACA Minggu itu, pada 21 September 2014, sedang berbaik hati. Matahari pagi menyinari daratan aspal Kota Jakarta dan sekitarnya. Suasana ini berbeda pada hari sebelumnya, Kota Jakarta dikepung awan mendung dan guyuran hujan. 

Berhubung kala itu cuaca sedang cerah sumringah, kesempatan inilah yang saya manfaatkan buat pergi berkunjung ke gelaran Popcon Asia 2014 di SEMSCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, yang tahun ini mengangkat tema Be Pop Be You.

Event bertaraf internasional ini sudah yang ketiga kalinya digelar di Kota Jakarta, dan hari Minggu itu, merupakan hari yang ketiga, semenjak digelar pada Jumat 19 September 2014 lalu.

Kamis, 25 September 2014

BERANGKAT KE IRAK

CINTANYA PADA VAN DER WIJCK

Cintanya Pada Van der Wijck


DERETAN rapih bangunan kantin Sekolah Menengah Pertama (SMP) Manembo-nembo di Kota Bitung, rata dijejali manusia berusia muda.

Setiap kantin tak sepi seperti kuburan, tapi ramai seperti di taman perkotaan. Jajanan kantinnya pun menjadi buruan para murid SMP Manembo-nembo. Mereka ini, jika dihitung jumlahnya sekitar puluhan orang, baik itu pria, maupun wanita. 

Di kantin-kantin itu, mereka terlihat hanya duduk bersantai, berbincang satu sama lain membahas persoalan dinamika remaja. Seperti di antaranya mengenai kisah gejolak asmara, guru galak, dan seputaran hobi mereka. 

PENTINGNYA EDUKASI FINANSIAL SEJAK DINI

Golden Age for Golden Children

Jajan sih boleh saja. Sisihkan buat nabung. Belanja sih boleh saja. Tak lupa nabung. Asik asik deh. Sik asik asik nabung. Bung nabung, nabung asik. Sik asik asik nabung. Bung nabung, nabung asik.

Masih ingat dengan kutipan dari bait lagu ini, yang dibawakan oleh artis cilik, Saskia dan Geofanny, yang berjudul Menabung buah karya Titiek Puspa. Kala itu, lagu ini sangat populer di telinga anak-anak era tahun 90-an. 

Lagu ini intinya mengajarkan kepada anak-anak Indonesia sebagai generasi hijau, untuk tidak bersikap boros. Ketika sedang memegang mata uang, harus pandai-pandai meluangkan waktu berhemat uang, menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. 

POPCON 2014 (4)

Komik Sampai Film Berkhas Indonesia


AWAN Kota Jakarta mulai mendung nan gelap. Rupanya, langit akan menumpahkan air ke tanah Kota Jakarta. Tepatnya sekitar jam tiga sore, di sepanjang Jalan Gatot Subroto tiba-tiba hujan turun deras, Sabtu 20 September 2014.   

Kontan, saya yang saat itu memakai motor roda dua, mengambil strategi menepi ke pinggir jalan. Saya harus berhenti sebentar, ke arah trotoar untuk menggunakan mantel hujan supaya saya bisa melanjutkan perjalanan. 

Tujuan perjalanan saya adalah ke gedung SMESCO Exhibition Hall, tempat dimana digelarnya event Popcon Asia 2014. Bermodalkan mantel hujan, saya pun mampu menerabas guyuran hujan, membelah air hujan yang menggenang di jalan. 

DUNIA HANYA JEMBATAN

Dunia Hanya Jembatan


ADA yang tidak ingat akan akhirat. Manusia-manusia ini adalah mereka yang minim rasa iman dan takwanya. Mereka ini lebih terlena dengan kenikmatan dunia. Lupa akan kehidupan yang sesungguhnya, yakni alam akhirat, sebuah kehidupan yang abadi.

Inilah inti pesan moral yang disampaikan oleh Ahmad Muchlis, dalam kutbah jumat di Masjid Jami Al Inabah Jalan Pancoran Barat XI, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat 19 September 2014. 

Katanya, bagi mereka yang beriman secara mapan, kehidupan dunia itu hanyalah sarana. Diibaratkan, dunia bagai jembatan menuju kehidupan yang kekal, bernama akhirat, antara surga atau neraka.